Kali ini saya menceritakan tentang Sensing Journey. Tanggal 4 November 2011 merupakan hari dimana kami melakukan sensing journey dengan menaiki KRL Depok-Bogor dengan memperhatikan berbagai hal yang ada dari sejak akan masuk ke stasiun krl dan sampai dengan kejadian-kejadian yang terjadi di sekitar stasiun. sensing journey ini dilakukan agar kami mengetahui dan memahami masalah-masalah yang ada di sekitar stasiun dan kereta.
ALUR
Pertama-tama kelompok kami berkumpul di halte teknik. Kami lalu melanjutkan perjalanan menuju stasiun UI menggunakan Bis Kuning.
novan-riefqi-adi-dwi-siska
Sesampainya di stasiun UI, lalu kami mengantri di loket untuk membeli tiket commuter line tujuan Bogor. Setelah itu, kami menunggu di peron 1 stasiun UI. Setelah kereta datang, kami berjalan menuju Bogor menggunakan commuter line tersebut melewati beberapa stasiun yaitu Pondok Cina, Depok Baru, Depok, Citayam, Bojong Gede, Cilebut, dan berakhir di Bogor.
siska-adi-dwi-riefqi-novan
Selama perjalanan, kami memotret beberapa hal yang kami rasa menjadi masalah.
MASALAH
Saat sensing journey, kami menemukan berbagai hal yang menurut kami menjadi permasalahan. Masalah yang terjadi antara lain:
Antrian loket yang tidak teratur
Antrian yang tidak teratur dapat mengganggu aliran penumpang di stasiun
Antrian masuk kereta
Saat mengantri untuk memasuki kereta, ada penumpang yang berebut memasuki kereta sehingga mengganggu aliran penumpang yang keluar masuk kereta
Kereta penuh
Kereta yang penuh dapat mengganggu aliran penumpang di dalam kereta dan membuat calon penumpang kesulitan memasuki kereta
Adanya penumpang yang duduk di lantai di dalam kereta
Penumpang yang duduk di lantai dapat mengganggu aliran penumpang di dalam kereta
Jalan menuju pintu masuk stasiun tertutup parkiran motor dan banyaknya angkutan umum yang lalu lalang
Hal ini membuat aliran calon penumpang yang akan masuk stasiun terganggu terutama pada saat jam sibuk dengan jumlah penumpang yang banyak dapat menyebabkan penumpukan penumpang di jalur masuk stasiun yang sempit
Barang penumpang diletakkan di lantai kereta
Barang yang diletakkan di lantai dapat mengganggu aliran penumpang di dalam kereta
KESIMPULAN
Jadi menurut pandangan kami aliran sistem di stasiun dan kereta masih terhambat. Hal ini dapat disebabkan oleh beberapa faktor, seperti antrian pada loket yang tidak teratur, antrian masuk kereta, kereta penuh, adanya penumpang yang duduk di lantai di dalam kereta, jalan menuju pintu masuk stasiun tertutup parkiran motor dan banyaknya angkutan umum yang lalu lalang, dan barang penumpang diletakkan di lantai kereta.
Segitu dulu sih
Regards,
Kelompok 4A
Adi Wira Saragih (0906489536)
Dwi Laras Pristiwati (0906489580)
Muhammad Riefqi (0906489611)
Novandra Rhezza Pratama (0906515793)
Siska Anggraini Gani (0906553236)