External link

Minggu, 27 November 2011

CUSTOMER RELATIONSHIP MANAGEMENT

Customer Relationship Management (CRM) adalah suatu pendekatan yang saat ini banyak dilakukan oleh perusahaan-perusahaan dalam kancah dunia bisnis. CRM adalah usaha sebuah perusahaan untuk berkonsentrasi menjaga pelanggan dengan mengumpulkan segala bentuk interaksi pelanggan baik itu lewat telepon, email, masukan di situs atau hasil pembicaraan dengan staf sales dan marketing.
CRM ini sendiri dapat dibedakan menjadi dua kelompok, yaitu:
“Operational CRM”, yaitu CRM yang dijalankan pada sisi dimana interaksi dengan pelanggan terjadi. 
”Analytical CRM”, yaitu CRM yang dijalankan di sisi back office dengan tujuan melakukan analisis dari apa yang terjadi pada saat interaksi dengan pelanggan.

segitu dulu sih, ntar kapan-kapan lagi ya

Rabu, 23 November 2011

System Analyst

Analis sistem (systems analyst) adalah orang yang menganalisis sistem (mempelajari masalah-masalah yang timbul dan menentukan kebutuhan-kebutuhan pemakai sistem) untuk mengidentifikasikan pemecahan yang beralasan. Sebutan lain untuk analis sistem ini adalah analis informasi (information analyst), analis bisnis (business analyst), perancang sistem (systems designer), konsultan sistem (systems consultant) dan ahli teknik sistem (systems engineer).


Tugas utama dari proses analisis sistem antara lain menentukan lingkup sistem, mengumpulkan fakta, menganalisis fakta, dan mengkomunikasikan temuan‐temuan tersebut melalui laporan analisis sistem.


Segitu dulu sih

Penjelasan Singkat Tentang ERP

Enterprise Resource Planning (ERP) merupakan sistem informasi yang diperuntukkan bagi perusahan yang berfungsi untuk mengintegrasikan dan mengotomasikan proses bisnis yang berhubungan dengan aspek operasi, produksi maupun distribusi. Tujuan sistem ERP adalah untuk mengkoordinasikan bisnis organisasi secara keseluruhan. Manfaat dari penggunaan ERP bagi perusahaan antara lain otomatisasi dan integrasi proses bisnis, membagi database yang umum dan praktek bisnis melalui enterprise, menghasilkan informasi yang real-time, dan memungkinkan perpaduan proses transaksi dan kegiatan perencanaan.


segitu dulu sih

Selasa, 08 November 2011

SENSING JOURNEY


Kali ini saya menceritakan tentang Sensing Journey. Tanggal 4 November 2011 merupakan hari dimana kami melakukan sensing journey dengan menaiki KRL Depok-Bogor dengan memperhatikan berbagai hal yang ada dari sejak akan masuk ke stasiun krl dan sampai dengan kejadian-kejadian yang terjadi di sekitar stasiun. sensing journey ini dilakukan agar kami mengetahui dan memahami masalah-masalah yang ada di sekitar stasiun dan kereta.

ALUR

Pertama-tama kelompok kami berkumpul di halte teknik. Kami lalu melanjutkan perjalanan menuju stasiun UI menggunakan Bis Kuning.

novan-riefqi-adi-dwi-siska

Sesampainya di stasiun UI, lalu kami mengantri di loket untuk membeli tiket commuter line tujuan Bogor. Setelah itu, kami menunggu di peron 1 stasiun UI. Setelah kereta datang, kami berjalan menuju Bogor menggunakan commuter line tersebut melewati beberapa stasiun yaitu Pondok Cina, Depok Baru, Depok, Citayam, Bojong Gede, Cilebut, dan berakhir di Bogor.

siska-adi-dwi-riefqi-novan

Selama perjalanan, kami memotret beberapa hal yang kami rasa menjadi masalah.

MASALAH

Saat sensing journey, kami menemukan berbagai hal yang menurut kami menjadi permasalahan. Masalah yang terjadi antara lain:


Antrian loket yang tidak teratur
Antrian yang tidak teratur dapat mengganggu aliran penumpang di stasiun


Antrian masuk kereta
Saat mengantri untuk memasuki kereta, ada penumpang yang berebut memasuki kereta sehingga mengganggu aliran penumpang yang keluar masuk kereta


Kereta penuh
Kereta yang penuh dapat mengganggu aliran penumpang di dalam kereta dan membuat calon penumpang kesulitan memasuki kereta


Adanya penumpang yang duduk di lantai di dalam kereta
Penumpang yang duduk di lantai dapat mengganggu aliran penumpang di dalam kereta


Jalan menuju pintu masuk stasiun tertutup parkiran motor dan banyaknya angkutan umum yang lalu lalang
Hal ini membuat aliran calon penumpang yang akan masuk stasiun terganggu terutama pada saat jam sibuk dengan jumlah penumpang yang banyak dapat menyebabkan penumpukan penumpang di jalur masuk stasiun yang sempit




Barang penumpang diletakkan di lantai kereta
Barang yang diletakkan di lantai dapat mengganggu aliran penumpang di dalam kereta



KESIMPULAN

Jadi menurut pandangan kami aliran sistem di stasiun dan kereta masih terhambat. Hal ini dapat disebabkan oleh beberapa faktor, seperti antrian pada loket yang tidak teratur, antrian masuk kereta, kereta penuh, adanya penumpang yang duduk di lantai di dalam kereta, jalan menuju pintu masuk stasiun tertutup parkiran motor dan banyaknya angkutan umum yang lalu lalang, dan barang penumpang diletakkan di lantai kereta.

Segitu dulu sih 

Regards,
Kelompok 4A
Adi Wira Saragih                   (0906489536)
Dwi Laras Pristiwati              (0906489580)
Muhammad Riefqi                 (0906489611)
Novandra Rhezza Pratama  (0906515793)
Siska Anggraini Gani             (0906553236)